Terkadang
Terkadang..kita sering menyalahkan Tuhan atas kesalahan yang
kita lakukan sendiri..
Seringkali kita meminta kepada Tuhan untuk sebuah
solusi..tapi satu hal yang selalu kita lupakan..Tuhan melihat kita dengan cara
yang berbeda..
Jika kita meminta hanya untuk kebutuhan bulan ini, Tuhan
sudah melihat akan kebutuhan kita untuk sepuluh bahkan mungkin puluhan tahun ke
depan..
Kita juga suka lupa..bahwa keinginan kita belum tentu yang
terbaik untuk kita..
Kita sering tidak ingin membuka mata kita akan kebutuhan
kita yang sesungguhnya, karena kita takut untuk jatuh..
Kita takut untuk melihat kenyataan karena kita tahu
kenyataan selalu pahit untuk ditelan..sama seperti kebenaran..
Dengan alasan itulah kita sering memaksa Tuhan untuk
mengabulkan keinginan kita..dan hasilnya..
Hanya akan membuat kita semakin jatuh dan semakin sakit..
banyak orang yang kecewa dengan Tuhan..banyak orang yang
menyalahkan Tuhan atas jalan hidup yang telah dilaluinya..
Benarkah itu salah Tuhan?
Benarkah itu sudah masuk ke dalam rencanaNya?
Seorang anak kecil meminta coklat kepada ibunya pada malam
hari sebelum ia tidur padahal sudah seharian ia selalu memakan coklat..
Semua orang dewasa tahu bahwa coklat itu tidak baik bila
dimakan berlebihan apalagi waktu malam..demikian pula ibunya..
Alasan ibu tidak memberikan coklat itu adalah karena ia tahu
bahwa banyak memakan manis sebelum tidur dapat menyebabkan kerusakaan gigi pada
usia dini pada anaknya..
Mungkinkah kita salahkan ibu karna tidak mengabulkannya?
Demikian juga dengan Tuhan..banyak hal yang tidak ia
kabulkan karena ia melihat ke efek samping dari permintaan itu untuk kita..dan
mungkin juga untuk orang-orang sekitar kita..
Jika saja kita bisa lebih peka terhadap suara Tuhan..maka
pasti kita akan banyak terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam hidup..
Jika saja kita tidak bertahan pada ego kita sebagai manusia
yang sok tahu..maka mungkin saja kita tidak perlu melihat kebelakang dengan
awalan kata andaikan..
Tidak mudah memang untuk bisa memahami cara pandang Tuhan..
Tidak mudah untuk bisa mengerti mau Tuhan dalam hidup kita
Semua itu hanya bisa didapatkan ketika kita bisa bergaul
akrab denganNya..
Bagaimana mungkin kita bisa akrab denganNya jika kita jarang
berbicara dengannya?
Tidak mudah memang..untuk hidup seperti yang Dia mau..
Tidak mudah untuk melepaskan keegoisan kita sebagai
manusia..dan mengikuti mauNya yang sangat bertentangan dengan kemauan kita..
Sesuatu yang tidak mudah selalu diawali dengan kalimat “Saya
tidak bisa”..dan sesuatu yang mudah selalu diawali dengan kata “Saya bisa”..
Bukankah dimana ada kemauan di situ pasti ada jalan?
January 26th, 2008 at 11:57 pm
ehm, jadi semakin bijak aja nih…efek aac kah? ^_^
January 26th, 2008 at 11:58 pm
ehm, jadi semakin bijak aja nih…efek aac kah? ^_^
January 29th, 2008 at 9:00 am
hahaha..kebanyakan ngomong ama anak filsafat jadi gini ni..hehehe..
April 1st, 2008 at 9:45 am
Kerennnnnnn…..